Review Jam Tangan Casio

Review Casio G-Shock GM-6900-1, Si-Metal Bezel Yang Anggun

Jika sebelumnya kita telah dimanjakan dengan kemewahan dari seri metal bezel “murah” yang pertama yaitu seri GM-5600 yang sangat sukses dipasaran indonesia, maka kali ini giliran seri ikonik lainnya yang mendapatkan kehormatan mendapatkan pakaian baru, metal bezel. Yah seri DW-6900 yang bertransformasi dengan baju metalnya mendapatkan penamaan yang cukup mirip yaitu GM-6900. Dan untuk versi yang paling standard yaitu GM-6900-1 pada bagian metal bezelnya tidak mendapatkan finishing apa-apa alias tampil dengan warna asli dari stainless steel.


Walaupun seri GM-6900 ini termasuk G-Shock kelas menengah, namun untuk packaging masih tetap menggunakan box hitam standard dari G-Shock. Oke untuk bagian packaging rasanya akan kami skip aja yah guys..


Yang ingin kami tekankan pertama adalah mengenai kwalitas stainless steel dari seri GM-6900-1 ini terlihat dan terasa cukup premium guys, sama sekali tidak mencerminkan jam murahan lho jika ada sebagian dari kalian yang penasaran. Terlihat finishing garis rambut yang menambah keanggunan dari metal bezel tersebut. Jadi jika kalian pantengin secara detail, akan terlihat garis2 halus pada permukaan bezel stainless tersebut. Yah hampir seperti baret-baret yang sangat rapi.

Hampir tidak ada perbedaan desain yang terlihat pada seri metal GM-6900 ini dengan seri DW-6900 klasik, Casio dengan tegas mengatakan ingin menjaga desain jam ini tetap semirip mungkin dengan model yang pertama kali mereka ciptakan sekitar 25 tahun lalu. Hal ini tentu bisa menjadi difrensiasi produk mereka dengan merk-merk lainnya yang terus bermunculan saat ini.

Pada bagian tombol-tombol juga terlihat menggunakan bahan stainless steel yang senada dengan bagian bezel. Walaupun sebenarnya bagian tombol pada kebanyakan G-Shock memang selalu menggunakan bahan metal.

Namun dengan bertemunya metal bezel dan juga tombol metal, mau tidak mau Casio sepertinya harus sedikit men-desain ulang pada bagian struktur case agar tidak terjadi friksi antara metal dan yang paling penting tetap memiliki ketangguhan terhadap benturan dan getaran

Penggunaan metal bezel secara dramatis memang seperti menggubah keseluruhan desain pada seri DW-6900 menjadi sesuatu yang baru, padahal yah sama aja lho desainnya.

Tapi kami juga mengalaminya sendiri, dimana seri GM-6900 ini terasa memiliki aura baru yang sangat kuat sehingga kami sama sekali tidak merasakan aura dari seri 6900 klasik ( resin ).

Menurut kami casio cukup pintar dan berhasil mengubah 1 produk lama mereka menjadi lebih mewah dan anggun “hanya” dengan menganti bahan resin menjadi stainless steel pada bagian bezel.


Namun penggunaan bezel metal ini berdampak cukup signifikan pada harga dari GM-6900 ini. Menurut hitungan kami, harga dari GM-6900 ini melonjak 2 kali lipat lebih jika dibandingkan dengan seri DW-6900 yang paling murah dipasaran. Jika kebanyakan seri DW-6900 standard hanya memiliki harga sekitar rp 1jutaan, maka untuk mendapatkan model metal bezel terbaru ini yaitu GM-6900-1 kalian harus merogoh kocek lebih dalam yaitu sekitar sekitar Rp 2,5 juta.

Apakah dengan harga segitu, GM-6900 ini layak untuk dibeli? Yah tentu saja ini tergantung dari kebutuhan dan persepsi kalian tentang sebuah jam tangan. Dengan bahan stainless steel tentu saja jam G-Shock ini terlihat lebih mewah jika dibandingkan dengan bahan resin biasa.

Lalu apakah seri metal bezel ini juga akan lebih awet dan tahan lama? Sepertinya begitu jika kita membandingkan kekuatan antara besi dan karet. 
Beralih kepada fitur dari seri GM-6900 ini, sayangnya casio benar-benar “meng-copy paste” mesin dari seri 6900 klasik. Dimana itu berarti GM-6900 ini juga hanya memiliki fitur-fitur yang paling basic seperti time keeping, alarm, timer dan stopwatch.

Yah membeli G-Shock GM-6900 ini memang layaknya seperti membeli sebuah karya seni, anda hanya menyukai bentuknya dan terkadang Anda pakai untuk kesenangan pribadi.


Bobot total dari GM-6900 ini tentu saja lebih berat akibat penggunaan dari bezel berbahan metal. Tercatat berat totalnya yaitu 96 gram, yah secara angka sebenarnya tidak terlihat berat bukan?

Namun jika Anda memegang jam G-Shock ini pasti merasakan bobot yang terkonsentrasi pada bagian tengah, hal yang berbeda jika kalian memegang seri dw-6900 berbahan resin.

Tentu saja tidak lucu, jika seri GM-6900 ini terasa sangat ringan bukan?( baca: murahan ).

Walaupun GM-6900 ini terlihat seperti menggunakan bahan metal pada keseluruhan jam, sebenarnya jika kita teliti maka akan terlihat bagian case resin yang muncul diantara bezel metal dan cover besi penutup belakang.

Anda mungkin bertanya, mengapa case pelindung module / mesin tidak menggunakan bahan metal bukan? Hal ini karena case resin ini sangat vital untuk meredam getaran yang timbul akibat hantaman yang mengenai bagian luar mesin ini. Bagaimana jika case pelindung tersebut juga terbuat dari besi? Tentu saja daya redam energinya tidak akan sebaik bahan resin tersebut.

Pada bagian lampu juga tidak terlihat perbedaan signifikan dengan dw-6900 klasik, hanya saja jika kalian menahan tombol lampu maka bagian pencahayaan ini juga akan menyala terus hingga kalian melepaskan jari dari tombol tersebut.

Terasa juga jika tombol lampu ditekan sedikit seret alias tidak semulus dw-6900 yang menggunakan bahan resin.

Tapi sekali lagi, GM-6900-1 ini ibarat sebuah karya seni, nilainya yah tergantung dari seberapa mata Anda menyukai bentuk dan juga material stainless steel ini. Mungkin Anda dapat menggunakannya dengan bangga ditengah-tengah teman-teman kalian yang rata-rata mungkin menggunakan smartwatch.

www.dilemabesar.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *